• Slide Show 1
  • Slide Show 2
  • Slide Show 3
  • Slide Show 4
  • Slide Show 5

LP3I Berkontribusi Majukan Pendidikan Vokasi Indonesia

In Berita By Super LP3I / September 29, 2016

LEMBAGA Pendidikan LP3I merupakan salah satu institusi pendidikan vokasi yang selama ini telah berkontribusi dalam upaya peningkatkan tenaga kerja Indonesia. Karena itu,Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendukung LP3I meningkatkan percepatan kualitas SDM Indonesia menghadapi era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). "Kondisi ini mendorong pemerintah menggenjot pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi dalam rangka kebutuhan akses kepada mereka yang lulusan SD dan SMP guna meningkatkan keterampilan dan kompetensi agar bisa bekerja di industri atau masuk di industri dalam menghadapi persaingan bebas ini," kata Hanif saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LP3I 2016 yang bertemakan ‘Revitalisasi Kualitas LP3I Menuju Pendidikan Vokasi di Era MEA’ di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (8/8). Terkait kesiapan tenaga kerja Indonesia saat ini, Menaker menegaskan hal itu tidak bisa lagi ditunda-tunda. Sebab itu, semua pihak harus bekerja untuk memastikan SDM Indonesia siap dan sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja. Read more

Menaker: Pendidikan Tak Hanya Kejar Gelar Akademik

In Berita By Super LP3I / September 29, 2016

Jakarta- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, pendidikan bukan hanya mengejar gelar akademik. Namun, pendidikan harus mengajarkan mahasiswa menjadi tenaga terampil yang siap bekerja, baik dalam maupun luar negeri. Dia menyebut, gelar tidak dapat digunakan untuk berkerja, jika tidak memiliki kemampuan daya saing yang baik. Pasalnya, masih banyak serjana menganggur karena tidak memiliki kompetensi. "Saya mendorong agar lulusan harus berorentasi dengan pasar kerja dalam maupun luar negeri. Lulusan harus memiliki kompetensi. Karena meski negara mencoba menerjemahkan kebutuhan industri dan pendidikan terkadang tidak ada keselarasan. Maka sangat diperlukan keterampilan dari lulusan. Oleh karena itu, harus terus-menerus melakukan evaluasi supaya mencapai revolusi sehingga tidak menghasilkan penggangguran berijazah serjana," kata Hanif setelah Membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LP3I 2016 yang bertemakan, Revitalisasi Kualitas LP3I Menuju Pendidikan Vokasi di Masyarakat Ekonomi ASEAN, di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta,Senin, ( 8/8). Read more

Lowongan Kerja Tenaga Pengajar di LP3I

In Berita By Super LP3I / September 29, 2016

Untuk Kamu , Mau jadi Tenaga Pengajar di LP3I { Elpetigai Yogyakarta },Yuk Gabung Bersama kami, Mendidik dan Mempersiapkan Calon Profesional Muda yang Siap Saing di ERA MEA .. Mungkin anda yang kami cari ?? Jika Anda sudah bersedia, hubungi kami segera.Kirimkan surat penghantar dan lamaran yang menggambarkan keinginan karir Anda. Jika Anda memenuhi syarat kami, Serta lulus administrasi.Kami akan menghubungi Anda untuk wawancara termasuk pemeriksaan latar belakang dan referensi. Jika semua itu terdengar agak menakutkan, Anda benar. Hal tersebut untuk memastikan bahwa kami akan memperoleh Tenaga Pengajar terbaik untuk tim kami. Informasi Detail Bisa lihat Pict Read more

LP3i Komitmen Berantas Jumlah Pengangguran Indonesia Lewat Pendidikan

In Berita By Super LP3I / September 29, 2016

  TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Perkembangan jumlah pengangguran terbilang cukup tinggi dan indikasinya bakal terus meningkat. Apalagi pengangguran intelektual juga menunjukkan hal sama dan lulusan perguruan tinggi pun tak bisa menjadi jaminan lulusannya bakal terserap di industri kerja, ini seolah perguruan tinggi secara umum terkesan, seperti pabrik pengangguran. Sadar akan hal ini, Pendiri LP3I (Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia), Syahrial Yusuf menilai lulusanperguruan tinggi yang ada hingga kini seringkali ditemukan ketidaksesuaian atau relevansi dengan kebutuhan dunia kerja, materi yang diajarkan cenderung kebanyakan teori, kurang praktek, kurang soft skill, dan juga kurang penyiapan jiwa kewirausahaan. Untuk itulah, Syahrial yang dikenal dengan menekankan sumber daya manusia seharusnya itu memiliki keterampilan kerja. Tak cukup itu saja, lulusan yang dicetak nantinya juga bisa diasah kemampuannnya meningkatkan soft skill dan kemampuan untuk berbisnis. “Keunggulan kompetitif harus dimiliki, termasuk kemampuan interpersonal agar para perekrut kerja berminat untuk merekrutnya,” terang Syahrial selalu dikenal kiprahnya sebagai pengusaha dibidang pendidikan. Read more